Disampaikan oleh: Ustadzah Ellina Supendi
Pada Pengajian Rutin ibu-ibu AA Malaysia,
Rabu, 14 Maret 2012
Rabu, 14 Maret 2012
Qur'an Surah at-Takwir (81) ayat 27 - 29:
27: (al-Qur'an itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam,
28: (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang menghendaki menempuh jalan yang lurus.
29:dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan seluruh alam.
Kita hendaknya mencintai rang-orang yang dicintai Allah, dan menjadi orang yang dicintai Allah, sebab orang yang dicintai Allah akan dicintai oleh penduduk langit yaitu para malaikat.
Orang-orang yang dicintai Allah adalah:
1) Orang-orang yang berbuat baik (muhsinin)
QS al-Baqarah (2) ayat 195:
" dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke
dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai
prang-orang yang berbuat baik."
2) Orang-orang yang bertobat (tawwabin)
QS al-Baqarah (2) ayat 222:
"........... sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan
diri."
"........... sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan
diri."
3) Orang-orang yang mensucikan diri (mutattohirin berasal dari kata toharoh = bersuci)
QS al-Baqaroh (2) : 222
4) Orang yang bertakwa (muttaqin)
QS Ali Imron (3) ayat 76:
"sebenarnya, barang siapa menepati janji dan bertakwa, maka sungguh, Allah mencintai
orang-orang yang bertakwa."
"sebenarnya, barang siapa menepati janji dan bertakwa, maka sungguh, Allah mencintai
orang-orang yang bertakwa."
5) orang yang tawakkal (muttawakkilin)
QS Ali Imron (3) ayat 159:
"............ Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada
Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang tawakal."
"............ Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada
Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang tawakal."
6) Orang yang berlaku adil (muksitin)
QS al-Maaidah (5) ayat 42:
".....Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil."
QS al-Mumtahanah (60) ayat 8:
"Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak
memerangi kamu dalam urusan agama dan tidak mengusir kamu dari
kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil."
7) orang yang berperang di jalan-Nya dengan barisan yang teratur.
QS as-Soff (61) ayat 4:
"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan
yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang kokoh."
Menurut Hadits, orang yang dicintai Allah adalah orang yang :
".....Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil."
QS al-Mumtahanah (60) ayat 8:
"Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak
memerangi kamu dalam urusan agama dan tidak mengusir kamu dari
kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil."
7) orang yang berperang di jalan-Nya dengan barisan yang teratur.
QS as-Soff (61) ayat 4:
"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan
yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang kokoh."
Menurut Hadits, orang yang dicintai Allah adalah orang yang :
- merendahkan diri
- menampakkan nikmat Allah
- mukmin, fakir, muta'afif (tidak meminta-minta), dan ayah dari anak-anaknya
- profesional
- suka kurma
- hatinya sedih
- gigih dalam berdoa
- wanita yang lembut dan tampil cantik ketika bersama suaminya, menjaga diri ketika tidak bersama suaminya
- orang yang tawaddu (rendah hati)
- murah hati, pemberani, dan pencemburu
Mencintai apa saja yang Allah cintai
- lemah lembut dalam segala urusan
- bersin
- pembelian yang mudah, penjualan yang mudah dan pelunasan hutang yang mudah
- keindahan. Mengenai keindahan ini, kita umat Islam tidak dilarang untuk menyukai, memakai segala yang indah-indah karena Allah menyukai keindahan. Tetapi harus tetap diperhatikan jangan sampai keindahan itu menjadikan kita riya', pamer, ingin dilihat dan dipuji orang. Inilah kesulitannya, diperlukan kehati-hatian dalam masalah ini.
- menerima keringanan-keringanan (ruksoh) dari Allah. Contoh ruksoh adalah, menjama' dan/atau meng-qosor solat ketika sedang dalam perjalanan jauh, tidak berpuasa di bulan ramadhan di saat sedang bepergian dengan kewajiban mengganti puasanya di hari lain sesudah ramadan, dan sebagainya.
- kebenaran
- petunjuk (orang yang mencari petunjuk
- bilangan ganjil
- sedikit makan, sedikit tidur, sedikit bicara
- kebebasan dan kemudahan
- pandangan yang kuat, akal yang sempurna, toleransi dan kebenaran
- diam dalam tiga keadaan yaitu ketika mendengar bacaan al-Qur'an, dalam peperangan, ketika mengantar jenazah
- Allah menyukai keutamaan/mengutamakan, misalnya solat di awal waktu
- mengutamakan anak perempuan
- berlaku adil
- Allah suka mengampuni dosa yang tersembunyi, artinya jika kita telah terlanjur berbuat dosa, maka setelah bertobat nasuha (tobat yg sungguh-sungguh dan berjanji tidak mengulangi) maka hendaknya dosa terebut ditutup rapat, jangan diceritakan kepada orang lain, jangan diungkit dan diingat kembali.
- orang yang membaca al-Quran
Orang yang dibenci Allah yaitu orang yang:
- memerangi Allah dan melampaui batas (QS al-Baqarah [2] ayat 190
- kafir (QS Ali-Imron [3] ayat 32
- sombong dan membanggakan diri (QS an-Nuur [4] ayat 36)
- berkhianat dan bergelimang dosa (QS an-Nuur [4] ayat 107, , QS al-Anfaal [8] ayat 58)
- mengingkari nikmat Allah (kufur nikmat), (QS al-Hajj [22] ayat 28)
- orang yang berbuat kerusakan (mufsidin), (QS al-Qosos [28] ayat 77)
- berbuat dan berbicara cabul/hal-hal yang buruk (QS al-Maaidah [5] ayat 100)